DESKRIPSI PER SIKLUS
Berapa siklus yang direncanakan untuk pelaksanaan penelitiannya, dan tiap
siklus akan dilakukan beberapa pertemuan (Ingat PTK minimal dua siklus, dan
tiap siklus usahakan dua atau tiga kali pertemuan)
Siklus I
1. Perencanaan
Pada bagian ini, peneliti melakukan perencanaan perbaikan untuk
meningkatkan kemampuan pemahaman konsep Perawatan jenazah melalui penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Everyone is
a teacher here, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a.
Menetapkan setting dan waktu pelaksanaan perbaikan pembelajaran, dengan 2
kali tatap muka.
b.
Menetapkan materi pembelajaran, yaitu kompetensi dasar perawatan jenazah
c.
Menetapkan tujuan perbaikan pembelajaran, yaitu : 1) meningkatkan kemampuan
pemahaman konsep memandikan jenazah 2)
meningkatkan prestasi dan minat belajar siswa, dan 3) meningkatkan persepsi dan
kesan siswa terhadap penggunaan Strategi
Pembelajaran Aktif Everyone is a teacher here dalam pembelajaran Fikih.
d.
Menyusun rencana perbaikan pembelajaran lengkap dengan lembar kerja, lembar
tes formatif, dan menyiapkan perangkat pembelajaran.
e.
Menyusun lembar penilaian dan lembar observasi.
f.
Menentukan jadwal refleksi.
2. Pelaksanaan tindakan
a.
Prosedur tindakan
Untuk menyelesaikan masalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep perawatan jenazah maka perlu dilakukan pemecahan
masalah melalui penerapan Strategi pembelajaran aktif everyone is a teacher
here dalam
pembelajaran. Bila setelah siklus I berlangsung perbaikan yang diinginkan belum
sesuai dengan indikator kinerja yang akan dicapai maka akan dilakukan perbaikan
rencana tindakan. Prosedur penelitian tindakan kelas siklus I digambarkan
sebagai berikut :

Gambar ....: Perbaikan di siklus I
b.
Langkah-langkah perbaikan pembelajaran
Untuk meningkatkan kemampuan perawatan jenazah, maka dilakukan perbaikan pembelajaran pada hari Selasa
tanggal 09 Pebruari 2010 dengan kompetensi dasar memandikan jenazah. Pembelajaran ini menerapkan everyone
is teacher here, dilakukan dalam 2 pertemuan, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai
berikut :
Pertemuan
pertama
1)
Kegiatan Pendahuluan
Guru mengkondisikan siswa, mengabsen
siswa dengan menertibkan tempat duduk para siswa. Selanjutnya guru mengadakan
apersepsi untuk membuka kembali informasi hal-hal yang berhubungan dengan pokok
bahasan perawatan
jenazah
tentang memandikan jenazah, yang sebenarnya
telah dipelajari pada pembelajaran sebelumnya.
2)
Kegiatan inti
1.
Bagikan kartu indek pada setiap peserta didik. Mintalah pada peserta untuk
menuliskan sebuah pertanyaan yang mereka miliki tentang memandikan jenazah.
Contoh: Siapa yang boleh memandikan jenazah? Inilah beberapa pertanyaan yang
telah dituliskan di kartu indek:
Apa dasar hukum memandikan jenazah?
Siapa yang boleh memandikan jenazah?
Bagaimana cara memandikan jenazah?
Air seperti apa yang bisa digunakan untuk
memandikan jenazah?
Bagaimana adab memandikan jenazah?
2.
Kumpulkan kartu, kocok dan bagikan satu pada setiap siswa. Mintalah siswa
membacakan diam-diam pertanyaan atau topik pada kartu dan pikirkan satu jawaban
3.
Panggilah sukarelawan yang akan membaca dengan keras kartu yang mereka
dapat dan memberi respon
4.
Setelah diberi respon mintalah yang lain di dalam kelas untuk menambahkan
apa yang telah disumbang sukarelawan
5.
Lanjutkan selama masih ada sukarelawan
3) Kegiatan Penutup
Pada kegiatan akhir, siswa diberi tugas
individu untuk melaksanakan tes formatif, yang selanjutnya dilaksanakan
pembahasan setelah siswa selesai mengerjakan soal-soal tes.
Peneliti menyimpulkan hasil
pembelajaran yang dicatat oleh siswa, dan untuk mengakhiri pembelajaran, siswa
diberi tugas PR.
Pertemuan kedua
1)
Kegiatan Pendahuluan
Pada kegiatan awal, peneliti
mengkondisikan siswa dengan mengabsen siswa, memotivasi, menertibkan tempat
duduk siswa, dan selanjutnya mengadakan apersepsi dengan mamberikan pertanyaan
yang berhubungan dengan pelajaran yang lalu.
2)
Kegiatan inti.
1.
Bagikan kartu indek pada setiap peserta didik. Mintalah pada peserta untuk
menuliskan sebuah pertanyaan yang mereka miliki tentang memandikan jenazah.
Contoh: Siapa yang boleh memandikan jenazah? Inilah beberapa pertanyaan yang
telah dituliskan di kartu indek:
Apa dasar hukum memandikan jenazah?
Siapa yang boleh memandikan jenazah?
Bagaimana cara memandikan jenazah?
Air seperti apa yang bisa digunakan untuk
memandikan jenazah?
Bagaimana adab memandikan jenazah?
6.
Kumpulkan kartu, kocok dan bagikan satu pada setiap siswa. Mintalah siswa
membacakan diam-diam pertanyaan atau topik pada kartu dan pikirkan satu jawaban
7.
Panggilah sukarelawan yang akan membaca dengan keras kartu yang mereka
dapat dan memberi respon (untuk kartu-kartu yang belum terjawab)
8.
Setelah diberi respon mintalah yang lain di dalam kelas untuk menambahkan
apa yang telah disumbang sukarelawan
9.
Lanjutkan selama masih ada sukarelawan
3)
Kegiatan Penutup
Pada kegiatan
akhir siswa diberi tugas individu untuk melaksanakan tes formatif, kemudian
setelah selesai siswa mengerjakan tugas dilanjutkan dengan pembahasan. Di akhir
pelajaran siswa diberi PR, dan rangkuman hasil pembelajaran.
3. Pengamatan (Observasi)
a.
Informasi tentang pengamat
Dalam mengambil data melalui pengamatan untuk memperoleh data tentang
kemampuan siswa dalam memahami perawatan jenazah dan data tentang minat belajar
siswa, peneliti dibantu oleh pengamat, yaitu :
Nama
:
NIP :
Jabatan :
Instansi
b.
Informasi tugas pengamat
Sebelum pelaksanaan perbaikan pembelajaran, tugas pengamat adalah :
1)
Menyusun lembar pengamatan bersama guru peneliti.
2)
Menilai rencana perbaikan pembelajaran dengan menggunakan format ”Lembar
Penilaian Keterampilan Menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran”, terlampir.
Selama pelaksanaan perbaikan pembelajaran, tugas pengamat adalah :
1)
Melakukan observasi tentang kemampuan pemahaman memandikan jenazah dengan
menggunakan format ”Lembar Observasi Kemampuan Memahami Konsep”, terlampir.
2)
Melakukan observasi tentang minat belajar siswa dengan menggunakan format
”Lembar Observasi Minat Belajar Siswa”, terlampir.
3)
Melakukan observasi tentang keterampilan melaksanakan pembelajaran dengan
menggunakan format ”Lembar Observasi Keterampilan Melaksanakan Perbaikan
Pembelajaran”, terlampir.
c. Langkah-langkah pengamatan
Observasi dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru
pengamat, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1)
Sebelum perbaikan pembelajaran dimulai, guru pengamat melakukan penilaiain ”Keterampilan
Menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran” dengan menggunakan format terlampir.
2)
Selama pembelajaran pengamat duduk pada salah satu sudut kelas, mengamati
variabel kemampuan memahami konsep arus listrik dan variabel minat belajar
siswa dengan menggunakan lembar observasi terlampir, dan menilai ”Keterampilan
Melaksanakan Perbaikan Pembelajaran” dengan menggunakan format penilaian
terlampir.
3)
Bersama guru peneliti melakukan refleksi perbaikan pembelajaran.
4. Refleksi
Data hasil pengamatan di atas selanjutnya
dianalisis sebagai bahan melakukan refleksi.Kekuatan dan kelemahan perbaikan
pembelajaran pada siklus ini akan digunakan untuk perbaikan pada rencana
tindakan di siklus II