Tentang Saya
   -   Identitas
   -   Foto

Pendidikan
   -   Sekolah 2000
   -   Supersiswa
   -   Dikmenjur
   -   SMK Makassar

Komputer
   -   Linux
   -   Security
   -   Berita
   -   Tip dan Trik



Anda adalah pengunjung ke :

sejak 25/05/2000

Last Update 25/05/2001

Konsep Dasar TCP / IP
(Transmission Control Protocol / Internet Protocol))
Oleh : Phayzer

    3. IP

TCP akan mengirim setiap datagram ke IP dan meminta IP untuk mengirimkannya ke tujuan(tentu saja dg cara mengirimkan IP alamat tujuan). Inilah tugas IP sebenarnya. IP tidak peduli apa isi dari datagram, atau isi dari TCP header. Tugas IP sangat sederhana, yaitu hanya mengantarkan datagram tersebut sampai tujuan (lihat bahasan sebelumnya). Jika IP melewati suatu gateway, maka ia kemudian akan menambahkan header miliknya. Hal yg penting dari header ini adalah �source address� dan �Destination address�, �protocol number� dan �checksum�. �source address� adalah alamat asal datagram. �Destination address� adalah alamat tujuan datagram (ini penting agar gateway mengetahui ke mana datagram akan pergi). �Protocol number� meminta IP tujuan untuk mengirim datagram ke TCP. Karena meskipun jalannya IP menggunakan TCP, tetapi ada juga protokol tertentu yg dapat menggunakan IP, jadi kita harus memastikan IP menggunakan protokol apa untuk mengirim datagram tersebut. Akhirnya, �checksum� akan meminta IP tujuan untuk meyakinkan bahwa header tidak mengalami kerusakan. Yang perlu dicatat yaitu bahwa TCP dan IP menggunakan checksum yang berbeda. Berikut inilah tampilan header IP :

Version IHL Type Of Service Total Length
identification flag Fragment Offset
Time to Live Protocol Header Checksum
Source Address
Destination Address
TCP Header -------- kemudian data

Jika kita misalkan IP header sebagai �I�, maka file sekarang akan berbentuk :
IT---- IT---- IT---- IT---- IT---- IT---- IT----

Selanjutnya berikut ringkasan mengenai bagian header yg belum dibahas :

  1. Total length, merupakan panjang keseluruhan datagram dalam oktet, termasuk header dan data IP.
  2. Identification, digunakan untuk membantu proses penggabungan kembali pecahan-pecahan dari sebuah datagram.
  3. Flag,berisi tiga kontrol flag.
    • - bit 0, dicadangkan, harus 0.
    • - Bit 1, tidak boleh pecah.
    • - Bit 2, masih ada fragment lagi.
  4. Fragment offset, menunjukan posisi fragment di dalam datagram.
  5. Time to live, menunjukan batas waktu maksimal bagi sebuah datagram untuk berada pada jaringan.
  6. Option, lihat RFC 791.

 



Copyright © 2001 Khalid Mustafa
Saran, Kritik dan Masukan mohon menghubungi Webmaster

Hosted by www.Geocities.ws

1