|
Konsep
Dasar TCP / IP
(Transmission Control Protocol
/ Internet Protocol))
Oleh : Phayzer
Pengendalian
komunikasi dalam bentuk lapisan menambah overhead karena tiap
lapisan berkomunikasi dengan lawannya melalui "header". Walaupun
rumit tetapi fungsi tiap lapisan dapat dibuat dalam bentuk modul
sehingga kerumitan dapat ditanggulangi dengan mudah. Disini
kita tidak akan membahas model OSI secara mendalam secara keseluruhannya,
karena protokol TCP/IP tidak mengikuti benar model referensi
OSI tersebut. Walaupun demikian, TCP/IP model akan terlihat
seperti ini :
|
Aplication
Layer
Presentation Layer
Session Layer
|
Application Layer |
| Transport
Layer |
Transport Layer /
Host to Host |
| Network
Layer |
Network Layer /
Internet Layer |
Data
Link Layer
Physical Layer |
Network Access |
Sekarang
mari kita bahas keempat lapisan tersebut.
-
Network Access
Lapisan
ini hanya
menggambarkan bagaimana data dikodekan menjadi sinyal- sinyal
dan karakteristik antarmuka tambahan media.
- Internet
layer/ network layer
Untuk
mengirimkan pesan pada suatu internetwork (suatu jaringan yang
mengandung beberapa segmen jaringan), tiap jaringan harus secara
unik diidentifikasi oleh alamat jaringan. Ketika jaringan menerima
suatu pesan dari lapisan yang lebih atas, lapisan network akan
menambahkan header pada pesan yang termasuk alamat asal dan
tujuan jaringan. Kombinasi dari data dan lapisan network disebut
"paket". Informasi alamat jaringan digunakan untuk mengirimkan
pesan ke jaringan yang benar, setelah pesan tersebut sampai
pada jaringan yg benar, lapisan data link dapat menggunakan
alamat node untuk mengirimkan pesan ke node tertentu.
_____ _____
|=====| |=====| ################### end nodes
\-----/ \-----/ # #
|===| |===| # #
| | # #
---|---------- |---- # routers # #
| # # # #
| # # # #
|=---=| # # # #
|=---=| # # #
| # _____ _____
komputer ******* # |=====| |=====|
Lainnya --- * token * -----|=---=| \-----/ \-----/
* ring * |=---=| |===| |===|
******* | | |
| -|-------- |---------|---------
-----
|
Komputer
Lainnya
Catatan:
Token Ring merupakan teknologi LAN data link yg didefinisikan
oleh IEEE 802.4 dimana sistem dihubungkan satu sama lain dengan
menggunakan segmen kabel twisted-pair point-to-point untuk membentuk
suatu struktur ring. Sebuah sistem diijinkan untuk mengirim
hanya bila sistem tersebut memiliki token (data unit khsusus
yg digunakan bersama-sama) yg akan dilewarkan dari satu sistem
ke sistem lain sekitar ring.
Meneruskan
paket ke jaringan yang benar disebut "routing" dan peralatan
yang meneruskan paket adalah "routers". Suatu antar jaringan
mempunyai dua tipe node :
- "End
nodes", menyediakan pelayanan kepada pemakai. End nodes menggunakan
lapisan network utk menambah informasi alamat jaringan kepada
paket, tetapi tidak melakukan routing. End nodes kadang-kadang
disebut "end system" (istilah OSI) atau "host" (istilah TCP/IP)
- Router
memasukan mekanisme khusus untuk melakukan routing. Karena
routing merupakan tugas yg kompleks, router biasanya merupakan
peralatan tersendiri yg tidak menyediakan pelayanan kepada
pengguna akhir. Router kadang-kadang disebut "intermediate
system" (istilah OSI) atau "gateway" (istilah TCP/IP).
|